Aaah Masa


 

Islam seperti yang diyakini oleh Muslim, adalah agama yang syumul, artinya ajaran ini mencakup seluruh dimensi kehidupan manusia; dari pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara; dari sosial, ekonomi, politik, hukum, keamanan, lingkungan, pendidikan hingga kebudayaan; dari etnis Arab ke Parsi hingga seluruh etnis manusia, dari kepercayaan, sistim hingga akhlak; dari Adam hingga manusia terakhir; dari sejak kita bangun tidur hingga kita tidur kembali; dari kehidupan dunia hingga kehidupan akhirat. Jadi kecakupan Islam dapat kita lihat dari beberapa dimensi; yaitu dimensi waktu, dimensi demografis, dimensi geografis dan dimensi kehidupan. intinya, semua dimensi hidup Muslim telah dibuatkan aturannya oleh Penciptanya. Oleh sebab itu apapun yang akan kita lakukan kita hendaknya berpandukan ajaran agama yang suci itu.

Ada sekian banyak pendapat yang berbeda tentang hukum merayakan tahun baru masehi. Sebagian mengharamkan dan sebagian lainnya membolehkannya dengan syarat.

1. Pendapat yang Mengharamkan Mereka yang mengharamkan perayaan malam tahun baru masehi, berhujjah dengan beberapa argumen.

a. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Ibadah Orang Kafir

Bahwa perayaan malam tahun baru pada hakikatnya adalah ritual peribadatan para pemeluk agama bangsa-bangsa di Eropa, baik yang Nasrani atau pun agama lainnya. Sejak masuknya ajaran agama Nasrani ke Eropa, beragam budaya paganis (keberhalaan) masuk ke dalam ajaran itu. Salah satunya adalah perayaan malam tahun baru. Bahkan menjadi satu kesatuan dengan perayaan Natal yang dipercaya secara salah oleh bangsa Eropa sebagai hari lahir nabi Isa. Walhasil, perayaan malam tahun baru masehi itu adalah perayaan hari besar agama kafir. Maka hukumnya haram dilakukan oleh umat Islam.

b. Perayaan Malam Tahun Baru Menyerupai Orang Kafir

Meski barangkali ada yang berpendapat bahwa perayaan malam tahun tergantung niatnya, namun paling tidak seorang muslim yang merayakan datangnya malam tahun baru itu sudah menyerupai ibadah orang kafir. Dan sekedar menyerupai itu pun sudah haram hukumnya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: Siapa yang menyerupai pekerjaan suatu kaum (agama tertentu), maka dia termasuk bagian dari mereka.

c. Perayaan Malam Tahun Baru Penuh Maksiat

Sulit dipungkiri bahwa kebanyakan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, berzina, tertawa dan hura-hura. Bahkan bergadang semalam suntuk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Padahal Allah SWT telah menjadikan malam untuk berisitrahat, bukan untuk melek sepanjang malam, kecuali bila ada anjuran untuk shalat malam. Maka mengharamkan perayaan malam tahun baru buat umat Islam adalah upaya untuk mencegah dan melindungi umat Islam dari pengaruh buruk yang lazim dikerjakan para ahli maksiat.

d. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Bid`ah

Syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW adalah syariat yang lengkap dan sudah tuntas. Tidak ada lagi yang tertinggal.

2. Pendapat yang Menghalalkan

Pendapat yang menghalalkan berangkat dari argumentasi bahwa perayaan malam tahun baru Masehi tidak selalu terkait dengan ritual agama tertentu. Semua tergantung niatnya. Kalau diniatkan untuk beribadah atau ikut-ikutan orang kafir, maka hukumnya haram. Tetapi tidak diniatkan mengikuti ritual orang kafir, maka tidak ada larangannya.

Mereka mengambil perbandingan dengan liburnya umat Islam di hari natal. Kenyataannya setiap ada tanggal merah di kalender karena natal, tahun baru, kenaikan Isa, paskah dan sejenisnya, umat Islam pun ikut-ikutan libur kerja dan sekolah. Bahkan bank-bank syariah, sekolah Islam, pesantren, departemen Agama RI dan institusi-institusi keIslaman lainnya juga ikut libur. Apakah liburnya umat Islam karena hari-hari besar kristen itu termasuk ikut merayakan hari besar mereka? Umumnya kita akan menjawab bahwa hal itu tergantung niatnya. Kalau kita niatkan untuk merayakan, maka hukumnya haram. Tapi kalau tidak diniatkan merayakan, maka hukumnya boleh-boleh saja. Demikian juga dengan ikutan perayaan malam tahun baru, kalau diniatkan ibadah dan ikut-ikutan tradisi bangsa kafir, maka hukumnya haram. Tapi bila tanpa niat yang demikian, tidak mengapa hukumnya.

Adapun kebiasaan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, zina dan serangkaian maksiat, tentu hukumnya haram. Namun bila yang dilakukan bukan maksiat, tentu keharamannya tidak ada. Yang haram adalah maksiatnya, bukan merayakan malam tahun barunya. walau bagaimana pun banyak hal yang memang tidak bermanfaat dan bahkan dapat dipandang sebagai mubazir seperti menyalakan kembang api yang menelan biaya sampai ratusan juta rupiah dan bahkan meliyaran rupiah.

Bukankah masih banyak anak-anak miskin yang tidak bisa sekolah? Bukankah masih banyak rumah-rumah gubuk tanpa lampu penerang? Bukankah masih banyak orang-orang miskin makan dari hasil mengais sampah? Tidakkah uang yang akan dipakai untuk berpoya-poya itu lebih baik untuk untuk membantu pendidikan rakyat ketimbang menghabiskan uang rakyat ratusan juta tetapi rakyat sendiri merana? Sebuah tindakan kezaliman. Oleh sebab itu, kami meminta pemerintah untuk tidak lagi menghambur-hamburkan uang rakyat hanya untuk berpoya-poya dan tidak bermanfaat sama sekali. FZ. Disarikan dari beberapa tulisan. Wallahu a’lam.

Advertisements

Dasi 1

Bowtie

Crossknot

HalfWindsor

Windsor

wanita-solehah

Menunggu,,,

Itukah yang engkau lakukan dan lakukan saat ini,,,

Bosankah,,,?

Jenuhkah,,,?

JANGAN, JANGAN, JANGAN Wahai Saudariku ,,,

Yakinlah Pada Robb mu yang sudah menyiapkan seorang pangeran yang

gagah perkasa, otot sabar, tulang zuhud,,

yang dari tulang rusuknya-lah engkau diciptakan,,,

Ingatlah pesan dan sekaligus wasiat ane sebagai saudara sesama muslim

Jangan kau pertaruhkan semuanya hanya karena lelah menunggu karena,,

“Menunggu adalah waktu yang Allah berikan agar kita lebih seleksi dalam memilih,,,

karena suamimu kelak adalah pakainmu,,,

nyamankah pakaian yang engkau kenakan ???

karena semuanya akan jadi ladang amal yang terkadang tiada penghujungnya,,,

jangan pernah LELAH,,,

jangan pernah MENYERAH,,,

dan ISTIQOMAHlah

semangat

Ya Allah…
Seandainya tlah engkau catatkan dia akan menjadi teman menapaki hidup.
satukanlah hatinya dengan hatiku
titipkanlah kebahagiaan diantara kami agar kemesraan itu abadi
Dan Ya Allah… Ya Tuhanku Yang Maha Pengasih
seiringkanlah kami melayari hidup ini ketepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi Ya Allah..
seandainya tlah Engkau takdirkan dia bukan milikku
bawalah ia jauh dari pandanganku
luputkan ia dari ingatanku
ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
dan peliharalah aku dari kekecewaan
serta Ya Allah..Ya Tuhanku Yang Maha Mengerti berikanlah aku kekuatan melontar bayangannya jauh ke dada langit
hilang bersama senja dan merah
agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersamanya

Dan Ya Allah.. Yang Tercinta..
gantikanlah yang telah hilang
tumbuhkanlah kembali yang telah patah
walaupun tak sama dengan dirinya

Ya Allah Ya Tuhanku..
pasrahkanlah aku dengan takdirmu
sesungguhnya apa yang telah engkau takdirkan adalah yang terbaik untukku
karena Engkau MAha Mengetahui segala yang terbaik untuk hambamu ini

Ya Allah..
cukupkanlah engkau saja yang menjadi pemeliharaku di dunia dan di akherat
dengarlah rintihan dari hambaMu yang dhaif ini
Jangan Engkau biarkan aku sendirian di dunia ini maupun di akhirat
menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
maka karuniakanlah aku seorang pasangan yang beriman supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup ke jalan yang engkau ridhoi..
dan karuniakanlah padaku keturunan yang menyejukkan jiwaku..

Amin..Ya Rabbal ‘alamin..

Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka.

Sambil sibuk mengetik di laptopnya, saat itu seorang gadis kecil yang membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya.

”Om beli bunga Om. ”

”Tidak Dik, saya tidak butuh,” ujar eksekutif muda itu tetap sibuk dengan laptopnya.

”Satu saja Om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri Om ,” rayu si gadis kecil.

Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu keasikannya si pemuda berkata,

”Adik kecil tidak melihat Om sedang sibuk? Kapan-kapan ya kalo Om butuh Om akan beli bunga dari kamu.”

Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itu pun kemudian beralih ke orang-orang yang lalu lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan istirahat siangnya, si pemuda segera beranjak dari kafe itu. Saat berjalan keluar ia berjumpa lagi dengan si gadis kecil penjual bunga yang kembali mendekatinya.

”Sudah selesai kerja Om, sekarang beli bunga ini dong Om , murah kok satu tangkai saja.”

Bercampur antara jengkel dan kasihan si pemuda mengeluarkan sejumlah uang dari sakunya.

”Ini uang 2000 rupiah buat kamu. Om tidak mau bunganya, anggap saja ini sedekah untuk kamu,” ujar si pemuda sambil mengangsurkan uangnya kepada si gadis kecil. Uang itu diambilnya, tetapi bukan untuk disimpan, melainkan ia berikan kepada pengemis tua yang kebetulan lewat di sekitar sana .

Pemuda itu keheranan dan sedikit tersinggung. ”Kenapa uang tadi tidak kamu ambil, malah kamu berikan kepada pengemis?” Dengan keluguannya si gadis kecil menjawab, ”Maaf Om, saya sudah berjanji dengan ibu saya bahwa saya harus menjual bunga-bunga ini dan bukan mendapatkan uang dari meminta-minta. Ibu saya selalu berpesan walaupun tidak punya uang kita tidak bolah menjadi pengemis.”

foto

Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil bahwa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasil tidak seberapa tetapi keringat yang menetes dari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan.

Si pemuda itu pun akhirnya mengeluarkan dompetnya dan membeli semua bunga-bunga itu, bukan karena kasihan, tapi karena semangat kerja dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari itu.
Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangan.


Sumber: http://santripreneu r.blogspot. com

21032009012

Pekerjaan sebagai operator warnet sangat menyenangkan, banyak mengenal karakter manusia termasuk cara pandang mereka terhadap teknologi informasi. Mulai dari yang expert sampai newbie atau pemula, tua muda, kasar lembut, serta beberapa yang pendiam karena malu-malu dikatakan orang yang tidak mengerti internet. Ada yang sekedar chatting cari pasangan bahkan jodoh, browsing mencari tugas, mencari teman melalui friendster, download software, dan banyak lagi yang lainnya.

Mendapat giliran jaga malam juga mengasikkan, tak perlu pagi-pagi bangun, malam jadi pagi, pagi jadi malam, ibarat kelelawar atau batman, browsing sepuasnya, bahkan kalau merasa bosan cukup membaca postingan di blog dan memberikan komentar garing.

Berhari-hari kulalui kehidupanku sebagai operator yang mendapatkan shift jaga malam, aku menikmati betul pekerjaan ini walau tak pernah ada liburnya kecuali hari raya, di depan layar monitor terbentang dunia cyber nan maya, khayalan terus bergerak mengembara ke seluruh pelosok dunia, bahkan ke alam jagad yang lain yang penuh misteri. Terkadang ada keinginan untuk mengunjungi tempat-tempat indah yang ada di belahan bumi ini. Namun selagi belum bisa, cukuplah hanya mengkhayalkan di depan monitor.

Hehe….

^_^