dahlan

K.H. Ahmad Dahlan


K.H. Ahmad Dahlan sebagai tokoh pendiri Muhammadiyah pada dasarnya memiliki spirit yang kuat dalam upaya penegakan Hak Asasi Manusia (HAM). “Kalau membaca pikiran Kiai Dahlan, sebenarnya beliau banyak melakukan upaya dalam peningkatan mutu dan martabat manusia,” kata Abdul Munir Mulkhan, tokoh Muhammadiyah yang juga anggota Komisi Nasional (Komnas) HAM, Selasa (25/09/2007) di Jakarta.

Abdul Munir Mulkhan adalah tokoh Muhammadiyah tulen. Selain sempat menjadi pengurus Muhammadiyah sepanjang hidupnya, tokoh yang dilahirkan di , Jember Jawa Timur pada tahun 1946 ini, menulis puluhan buku tentang Muhammadiyah. Munir merupakan salah satu anggota Komnas HAM yang terpilih untuk periode 2007-2012. Bagi warga Muhammadiyah tentu ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Karena tokoh Muhammadiyah mampu berkiprah dalam konteks yang lebih luas.

Namun yang lebih penting, tokoh-tokoh Muhammadiyah yang berkiprah di luar Muhammadiyah tetap memiliki komitmen yang tinggi terhadap misi dakwah Muhammadiyah. “Saya tentu berkomitmen untuk bekerja sesuai dengan kemampuan dalam penegakan misi kemanusiaan. Menurut saya ini sesuai dengan misi dakwah Muhammadiyah,” tutur Munir.

Mencontoh Kiai Dahlan, misi kemanusiaan menjadi agenda utama yang perlu dikembangkan sebelum misi keagamaan formal lainnya. “Kiai Dahlan lebih dulu menegakkan misi-misi kemanusiaan, sesudah itu baru ajaran Islam yang legal formal,” imbuh Munir.