ummi1

“Sesungguhnya Allah telah mengharamkan kalian mendurhakai ibu-ibu kalian.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

“Bersimpuhlah kamu di kakinya karena di sanalah surga itu berasal.”
(HR. Thabrani)

Setiap ibu pasti mendoakan kebaikan untuk anak-anaknya. Doanya akan segera terkabulkan sebagaimana doa para nabi kepada umatnya. Insya Allah, berkah dan ijabah doa ibu akan memudahkan anak dalam meraih kesuksesan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.



Akan tetapi sebaliknya. Bila ibu tersakiti oleh kedurhakaan anak sehingga murka dan terlanjur meminta sesuatu balasan untuk anaknya tersebut, siksaan Allah akan segera dirasakan. Bahkan dalam keadaan seperti itu, ketika doa diucapkan, secara nyata akan langsung terbukti. Sebab, doa ibu sangatlah mustajab. Dalam kitab Al Jami’us Shahih diutarakan hadits dari Abi Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Tiga macam golongan yang doanya mustajab dan tidak diragukan lagi kedahsyatannya yakni; doa orangtua kepada anaknya, doa orang musafir (orang yang sedang bepergian), dan doa orang yang dizhalimi.” (HR. Bukhari Muslim)

Jadi, jangan pernah sekalipun menyakiti hati ibu, terlebih berani durhaka kepadanya. Sabda Rasulullah SAW, “Al jannatu tahta aqdamil ummahaat (seluruh kebaikan, kesuksesan, dan kejayaan seorang anak akan bermuara di telaga keridhoan ibunya sendiri).”

Keutamaan Taat dan Berbakti kepada Ibu

  • Dicintai oleh Allah SWT
  • Memiliki investasi pahala akhirat
  • Tercapainya kebahagiaan dunia & akhirat
  • Terbebas dari musibah dan petaka
  • Diberi keberkahan usia (panjang umur)
  • Ditambah rezeki dan hartanya
  • Meninggal dalam keadaan baik (khusnul khatimah)
  • Dan lain-lain

Akibat Durhaka kepada Ibu

  • Hidup dalam kemurkaan Allah
  • Amal kebajikan menjadi sia-sia
  • Hidup senantiasa sulit & menderita
  • Dipercepat merasakan azab di dunia
  • Tidak diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW
  • Sumber malapetaka bagi diri sendiri & masyarakat
  • Meninggal dalam keadaan buruk (Su’ul khatimah)
  • Dan lain-lain