<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nan_Punya</title>
	<atom:link href="http://nanpunya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nanpunya.wordpress.com</link>
	<description>Kanggo Urang Belajar</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Dec 2011 13:18:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nanpunya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/9bec6378076981bbeb89c141aacb5cd7?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Nan_Punya</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nanpunya.wordpress.com/osd.xml" title="Nan_Punya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nanpunya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Perayaan Tahun Baru Dalam Perspektif Islam</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/12/30/perayaan-tahun-baru-dalam-perspektif-islam-islam/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/12/30/perayaan-tahun-baru-dalam-perspektif-islam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 13:04:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aaah Masa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/?p=1985</guid>
		<description><![CDATA[ HAPPY NEW YEAR Islam seperti yang diyakini oleh Muslim, adalah agama yang syumul, artinya ajaran ini mencakup seluruh dimensi kehidupan manusia; dari pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara; dari sosial, ekonomi, politik, hukum, keamanan, lingkungan, pendidikan hingga kebudayaan; dari etnis Arab ke Parsi hingga seluruh etnis manusia, dari kepercayaan, sistim hingga akhlak; dari Adam hingga manusia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1985&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align:center;"><span style="text-decoration:underline;color:#ff0000;"><span style="text-decoration:underline;"><strong> HAPPY NEW YEAR</strong></span></span><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2011/12/happy-new-year-2012181.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1987" title="happy-new-year-2012(18)" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2011/12/happy-new-year-2012181.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></h1>
<p style="text-align:justify;">Islam seperti yang diyakini oleh Muslim, adalah agama yang syumul, artinya ajaran ini mencakup seluruh dimensi kehidupan manusia; dari pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara; dari sosial, ekonomi, politik, hukum, keamanan, lingkungan, pendidikan hingga kebudayaan; dari etnis Arab ke Parsi hingga seluruh etnis manusia, dari kepercayaan, sistim hingga akhlak; dari Adam hingga manusia terakhir; dari sejak kita bangun tidur hingga kita tidur kembali; dari kehidupan dunia hingga kehidupan akhirat. Jadi kecakupan Islam dapat kita lihat dari beberapa dimensi; yaitu dimensi waktu, dimensi demografis, dimensi geografis dan dimensi kehidupan. intinya, semua dimensi hidup Muslim telah dibuatkan aturannya oleh Penciptanya. Oleh sebab itu apapun yang akan kita lakukan kita hendaknya berpandukan ajaran agama yang suci itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada sekian banyak pendapat yang berbeda tentang hukum merayakan tahun baru masehi. Sebagian mengharamkan dan sebagian lainnya membolehkannya dengan syarat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.</strong> <strong>Pendapat yang Mengharamkan Mereka yang mengharamkan perayaan malam tahun baru masehi, berhujjah dengan beberapa argumen. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>a. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Ibadah Orang Kafir</em></p>
<p style="text-align:justify;">Bahwa perayaan malam tahun baru pada hakikatnya adalah ritual peribadatan para pemeluk agama bangsa-bangsa di Eropa, baik yang Nasrani atau pun agama lainnya. Sejak masuknya ajaran agama Nasrani ke Eropa, beragam budaya paganis (keberhalaan) masuk ke dalam ajaran itu. Salah satunya adalah perayaan malam tahun baru. Bahkan menjadi satu kesatuan dengan perayaan Natal yang dipercaya secara salah oleh bangsa Eropa sebagai hari lahir nabi Isa. Walhasil, perayaan malam tahun baru masehi itu adalah perayaan hari besar agama kafir. Maka hukumnya haram dilakukan oleh umat Islam.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>b. Perayaan Malam Tahun Baru Menyerupai Orang Kafir</em></p>
<p style="text-align:justify;">Meski barangkali ada yang berpendapat bahwa perayaan malam tahun tergantung niatnya, namun paling tidak seorang muslim yang merayakan datangnya malam tahun baru itu sudah menyerupai ibadah orang kafir. Dan sekedar menyerupai itu pun sudah haram hukumnya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: Siapa yang menyerupai pekerjaan suatu kaum (agama tertentu), maka dia termasuk bagian dari mereka.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>c. Perayaan Malam Tahun Baru Penuh Maksiat</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sulit dipungkiri bahwa kebanyakan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, berzina, tertawa dan hura-hura. Bahkan bergadang semalam suntuk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Padahal Allah SWT telah menjadikan malam untuk berisitrahat, bukan untuk melek sepanjang malam, kecuali bila ada anjuran untuk shalat malam. Maka mengharamkan perayaan malam tahun baru buat umat Islam adalah upaya untuk mencegah dan melindungi umat Islam dari pengaruh buruk yang lazim dikerjakan para ahli maksiat.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>d. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Bid`ah</em></p>
<p style="text-align:justify;">Syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW adalah syariat yang lengkap dan sudah tuntas. Tidak ada lagi yang tertinggal.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Pendapat yang Menghalalkan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pendapat yang menghalalkan berangkat dari argumentasi bahwa perayaan malam tahun baru Masehi tidak selalu terkait dengan ritual agama tertentu. Semua tergantung niatnya. Kalau diniatkan untuk beribadah atau ikut-ikutan orang kafir, maka hukumnya haram. Tetapi tidak diniatkan mengikuti ritual orang kafir, maka tidak ada larangannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka mengambil perbandingan dengan liburnya umat Islam di hari natal. Kenyataannya setiap ada tanggal merah di kalender karena natal, tahun baru, kenaikan Isa, paskah dan sejenisnya, umat Islam pun ikut-ikutan libur kerja dan sekolah. Bahkan bank-bank syariah, sekolah Islam, pesantren, departemen Agama RI dan institusi-institusi keIslaman lainnya juga ikut libur. Apakah liburnya umat Islam karena hari-hari besar kristen itu termasuk ikut merayakan hari besar mereka? Umumnya kita akan menjawab bahwa hal itu tergantung niatnya. Kalau kita niatkan untuk merayakan, maka hukumnya haram. Tapi kalau tidak diniatkan merayakan, maka hukumnya boleh-boleh saja. Demikian juga dengan ikutan perayaan malam tahun baru, kalau diniatkan ibadah dan ikut-ikutan tradisi bangsa kafir, maka hukumnya haram. Tapi bila tanpa niat yang demikian, tidak mengapa hukumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun kebiasaan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, zina dan serangkaian maksiat, tentu hukumnya haram. Namun bila yang dilakukan bukan maksiat, tentu keharamannya tidak ada. Yang haram adalah maksiatnya, bukan merayakan malam tahun barunya. walau bagaimana pun banyak hal yang memang tidak bermanfaat dan bahkan dapat dipandang sebagai mubazir seperti menyalakan kembang api yang menelan biaya sampai ratusan juta rupiah dan bahkan meliyaran rupiah.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah masih banyak anak-anak miskin yang tidak bisa sekolah? Bukankah masih banyak rumah-rumah gubuk tanpa lampu penerang? Bukankah masih banyak orang-orang miskin makan dari hasil mengais sampah? Tidakkah uang yang akan dipakai untuk berpoya-poya itu lebih baik untuk untuk membantu pendidikan rakyat ketimbang menghabiskan uang rakyat ratusan juta tetapi rakyat sendiri merana? Sebuah tindakan kezaliman. Oleh sebab itu, kami meminta pemerintah untuk tidak lagi menghambur-hamburkan uang rakyat hanya untuk berpoya-poya dan tidak bermanfaat sama sekali. FZ. Disarikan dari beberapa tulisan. Wallahu a’lam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1985/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1985/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1985/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1985&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/12/30/perayaan-tahun-baru-dalam-perspektif-islam-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2011/12/happy-new-year-2012181.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">happy-new-year-2012(18)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanggung Jawab Kedua Orang Tua serta Para Pengajar</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/11/29/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/11/29/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 14:12:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/?p=1979</guid>
		<description><![CDATA[Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا} “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”. (At-Tahrim: 6) Seorang ibu, ayah, serta pengajar, akan ditanya di hadapan Allah tentang pendidikan generasi ini. Apabila mereka baik dalam mendidik, maka generasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1979&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2011/10/ngaji.jpeg"><img class="size-medium wp-image-1982 aligncenter" title="ngaji" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2011/10/ngaji.jpeg?w=186&#038;h=139" alt="" width="186" height="139" /></a><br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;">Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا}</p>
<p style="text-align:justify;">“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”. (At-Tahrim: 6)</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang ibu, ayah, serta pengajar, akan ditanya di hadapan Allah tentang pendidikan generasi ini. Apabila mereka baik dalam mendidik, maka generasi ini akan bahagia dan begitu pula mereka juga akan bahagia di dunia dan akhirat. Namun, apabila mereka mengabaikan pendidikan generasi ini, maka generasi ini akan celaka, dan dosanya akan ditanggung oleh pundak-pundak mereka. Oleh karena itu dikatakan dalam sebuah hadits,</p>
<p style="text-align:justify;">كُلُّكُمْ رَاعٍ وَ كُلُّكُمْ مَسْئُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ</p>
<p style="text-align:justify;">“Setiap kalian adalah pemimpin dan pemimpin akan ditanyai tentang kepemimpinannya” (Muttafaqun ‘alaihi).</p>
<p style="text-align:justify;">Berita gembira bagimu wahai para pengajar, dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam,</p>
<p style="text-align:justify;">فَوَاللهِ لَيَهْدِيَ اللهُ بِكَ رَجُلاً وَحِدًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ خُمْرِ النَّعَمَ</p>
<p style="text-align:justify;">“Demi Allah, jika Allah menunjuki seseorang lewatmu, ini lebih baik daripada unta-unta merah”</p>
<p style="text-align:justify;">Berita gembira bagi kalian berdua wahai ayah dan ibu, dengan sebuah hadits yang shahih:</p>
<p style="text-align:justify;">اِذَ مَاتَ اْلإِنْسَانُ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلَثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ اَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْ لَهُ</p>
<p style="text-align:justify;">“Apabila seorang manusia meninggal, maka amalannya terputus kecuali tiga perkara. Shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat serta anak shalih yang mendoakannya” (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Wahai para pengajar, hendaknya engkau memperbaiki dirimu terlebih dahulu. Kebaikan menurut anak-anak adalah apa-apa yang engkau lakukan. Sebaliknya, keburukan menurut mereka adalah apa-apa yang engkau tinggalkan. Baiknya perilaku pengajar dan kedua orang tua di hadapan anak-anak merupakan sebaik –baiknya pendidikan bagi mereka.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1979/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1979&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/11/29/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2011/10/ngaji.jpeg?w=186" medium="image">
			<media:title type="html">ngaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>fainnama’al ‘usri yusro..</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/10/24/fainnama%e2%80%99al-%e2%80%98usri-yusro/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/10/24/fainnama%e2%80%99al-%e2%80%98usri-yusro/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 07:59:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/?p=1867</guid>
		<description><![CDATA[klo lg ngrasa hdp yg plng susah yg ampe bikin penat n pusing, ayat ini jadi pengingat bhwa tak selamanya hdp ini susah&#8230; fainnama’al ‘usri yusro.. innama’al ‘usri yusro… sesungguhnya bersama dengan kesulitan, ada kemudahan.. bersama dengan kesulitan, ada kemudahan.. banyak banget halangan, banyak banget tatapan meremehkan. pengen banget marah-marah, tp mari kt baca ayat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1867&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#800080;">klo lg ngrasa hdp yg plng susah yg ampe bikin penat n pusing, ayat ini jadi pengingat bhwa tak selamanya hdp ini susah&#8230;<br />
</span></p>
<p style="text-align:right;"><em><span style="color:#008000;">f</span><span style="color:#008000;"><span style="color:#008000;">a</span>innama’al ‘usri yusro.. innama’al ‘usri yusro…<br />
sesungguhnya bersama dengan kesulitan, ada kemudahan.. bersama dengan kesulitan, ada kemudahan..</span></em></p>
<p><span style="color:#800080;">banyak banget halangan, banyak banget tatapan meremehkan. pengen banget marah-marah, tp mari kt baca ayat ini Insya Allah akan selalu membuat kt sadar :</span></p>
<p><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/06/untitled.png"><img class="alignright size-full wp-image-1879" title="untitled" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/06/untitled.png?w=510&#038;h=36" alt="untitled" width="510" height="36" /></a></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:#008000;"><em> “….Karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikkan yang banyak padanya.” </em><br />
(An-Nissa:19)</span></p>
<p><span style="color:#800080;">dan pada akhirnya, kesabaranlah yang bisa kita andalkn sebagai benteng pengharapan dan pertolongan.. setelah kita mengamalkan beberapa ayat ini :</span></p>
<p><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/06/2_45.png"><img class="alignright size-full wp-image-1872" title="2_45" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/06/2_45.png?w=510" alt="2_45"   /></a></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:#008000;"><em>Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,</em><br />
(Al Baqarah : 45)</span></p>
<p><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/06/untitled1.png"><img class="alignright size-full wp-image-1880" title="untitled1" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/06/untitled1.png?w=510&#038;h=43" alt="untitled1" width="510" height="43" /></a></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:#008000;"><em>Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar<strong>.</strong></em><br />
(Al-Baqarah : 153)</span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:#008000;"><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1867/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1867&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/10/24/fainnama%e2%80%99al-%e2%80%98usri-yusro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/06/untitled.png" medium="image">
			<media:title type="html">untitled</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/06/2_45.png" medium="image">
			<media:title type="html">2_45</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/06/untitled1.png" medium="image">
			<media:title type="html">untitled1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebahagiaan Itu Dibuat, Bukan Dicari</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/09/25/kebahagiaan-itu-dibuat-bukan-dicari/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/09/25/kebahagiaan-itu-dibuat-bukan-dicari/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2011 08:36:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[happiness]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/?p=1658</guid>
		<description><![CDATA[Jika membicarakan kebahagiaan, tentu kita ingat juga kata cinta. Sebab kebahagiaan identik dengan keberadaan cinta. Kita harus mengetahui diri sendiri, apa yang membuat kita merasa bahagia. Sebab, kebahagiaan harus kita sendiri yang membuat, bukan kita yang mencarinya. Pabrik kebahagiaan berada di dalam sanubari kita sendiri. Percuma Anda energi ke ujung dunia untuk mencari kebahagiaan. Kebahagiaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1658&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/04/happiness.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1659" title="happiness" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/04/happiness.jpg?w=510" alt="happiness"   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Jika membicarakan kebahagiaan, tentu kita ingat juga kata cinta. Sebab kebahagiaan identik dengan keberadaan cinta. Kita harus mengetahui diri sendiri, apa yang membuat kita merasa bahagia. Sebab, kebahagiaan harus kita sendiri yang membuat, bukan kita yang mencarinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pabrik kebahagiaan berada di dalam sanubari kita sendiri. Percuma Anda energi ke ujung dunia untuk mencari kebahagiaan. Kebahagiaan tak akan Anda dapatkan di mana pun, kecuali Anda yang membuat diri berbahagia di mana pun dan kapan pun.</p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-1658"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Faktor yang paling penting untuk membuat kita tetap sehat, sejahtera, dan bahagia, adalah mencintai dan merasa dicintai. Bersikaplah realitis dan rencanakan sejumlah mukjizat untuk diri sendiri dan merasakan kebahagiaan itu datang dan terjadi pada kita, sebab cinta itu perlu keutuhan tubuh, pikiran, dan jiwa. Cinta seperti segala sesuatu lainnya adalah sebuah pilihan.Pada setiap saat dalam perjumpaan dengan orang lain, atau dalam setiap pikiran tentang diri kita sendiri, kita memiliki suatu pilihan: entah untuk menghakimi atau coba untuk mengerti terhadap apa yang sedang dihadapi, yang harus dijalani, dan yang akan direncanakan. Energi Cinta Cinta adalah energi. Rasakan energi itu mengalir ke dalam bagian tubuh kita, maka kita merasakan satu kehangatan, kedamaian, dan kebahagiaan, memasuki tubuh dan sanubari. Dan energi cinta itu tidak harus selalu kita dapatkan dari luar. Justru yang paling manjur adalah cinta yang dihasilkan dari diri kita sendiri. Dengan mencintai dan jujur pada diri kita sendiri tentang arti cinta, maka kita tidak akan menyia- nyiakan cinta yang sudah ada dan ber- tumbuh dalam diri kita. Itulah awal pabrik kebahagiaan berproduksi dalam hati. Sering terjadi pada banyak pasangan yang menyia-nyiakan perasaan cinta, yang tadinya menjadi suatu awal untuk keputusan hidup bersama. Kitasering lengah untuk memelihara cinta tersebut. Cinta yang dalam adalah dalam bentuk kasih sayang yang bisa kita ibaratkan seperti sebuah otot dalam tubuh kita, semakin dilatih dandipelihara, maka akan jadi semakin kuat dan semakin bermanfaat untuk melancarkan gerakan dalam hidup.. Pada saat cinta mulai memudar dan perlahan tapi pasti kasih sayang erhadap pasangan mulai menghilang, maka kita baru sadar bahwa selama ini kita tidak menghargai keberadan cinta pasangan kita. Di saat kita memiliki penuh, justru kita sia-siakan! Tetapi, di saat kita mulai merasa terancam kehilangan, kita berusaha mati-matian untuk mendapatkan pengakuan bahwa dia harus tetap menjadi milik kita! Sayangnya, dalam berjuang mempertahankan atau mencoba mengembalikan cinta pasangan, yang banyak terjadi adalah kita tidak kembali merebut cinta dengan cinta. Kita salah langkah, salah bertindak, juga salah mengadaptasikan kembali cinta itu pada keharmonisan hubungan. Maka, yang terjadi adalah cinta semakin jauh untuk dikembalikan, semakin jauh untuk diraih, karena kita membuat hubungan menjadi semakin membara dengan argumentasi yang mau menang sendiri, dengan amarah yang panas dan membuat cinta menjadi hanya legenda yang pernah ada dalam hubungan sebagai pasangan. Cinta musnah dibakar api amarah dan cemburu. Mudah Sirna Kenapa cinta yang membawa kebahagiaan pada pasangan menjadi begitu mudah sirna? Cinta yang demikian cepat pudar dan akhirnya lenyap dimakan waktu, antara lain adalah cinta yang diawali kata &#8220;karena&#8221; atau kata &#8220;kalau&#8221;. Cinta bisa abadi dan penuh toleransi jika sudah melebur dan berubah menjadi cinta dimulai dengan kata &#8220;walau&#8221; atau &#8220;walaupun&#8221;. Contoh cinta yang diawali kata &#8220;karena&#8221; adalah &#8220;Karena kamu cantik, maka aku mencintaimu!&#8221; Kemudian, &#8220;Karena kamu seorang direktur, maka saya mencintaimu!&#8221; Lalu, contoh cinta yang diawali kata &#8220;kalau&#8221; adalah &#8220;Kalau kamu cinta saya, maka kamu seharusnya memenuhi kebutuhan saya!&#8221; atau &#8220;Kalau kamu cinta saya, maka kamu selalu memperhatikan saya!&#8221; Nah, bandingkan bunyi kalimat cinta yang diawali kata &#8220;walau&#8221;. &#8220;Walaupun hidup kita kekurangan, tetapi saya tetap mencintaimu!&#8221; Begitu juga dengan, &#8220;Walau kamu sekarang di-PHK, saya tetapmencintaimu!&#8221; atau &#8220;Walau sekarang kulitmu sudah keriput, aku tetap mencintaimu!&#8221; Banyaknya pasangan yang membekali diri untuk hidup bersama dengan cinta berawalan &#8220;karena&#8221; dan &#8220;kalau&#8221;, maka keluhan yang paling sering terdengar dalam ruang konsultasi adalah &#8220;serumah, tapi terasa asing&#8221; dan &#8220;setempat tidur, tapi tidak tertarik lagi&#8221;. Cinta &#8220;karena&#8221; dan cinta &#8220;kalau&#8221; mudah pudar dan luntur. Berbeda dengan cinta &#8220;walau&#8221; yang penuh toleransi, penuh pengertian, bahkan penuh maaf atas apa yang terjadi pada pasangan kita. Kita mampu berkata, &#8220;Walau kamu menyakiti saya, tetapi saya tetap menyayangimu.&#8221;Pilihan ada pada diri kita sendiri, mau berbahagia ya berusahalah dan berjuanglah dalam membuat kebahagiaan itu di sanubari kita.Sebab, kebahagiaan itu merupakan energi yang menular. Kita tidak bisa membuat orang di lingkungan kita berbahagia, tanpa diri kita sendiri bahagia. Bagaimana kita mau membuat orang di sekitar tersenyum, jika kita sendiri tidak mampu tersenyum karena hati penuh energi busuk yang dihasilkan dari amarah, rasa benci, jengkel dan merasa dipermainkan, dan sebagainya?</p>
<p>Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.<br />
Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup<br />
sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1658/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1658&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/09/25/kebahagiaan-itu-dibuat-bukan-dicari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/04/happiness.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">happiness</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dia mencintai mereka dan mereka mencintai-Nya</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/08/24/dia-mencintai-mereka-dan-mereka-mencintai-nya/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/08/24/dia-mencintai-mereka-dan-mereka-mencintai-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2011 15:29:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta Alam Semesta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/?p=1643</guid>
		<description><![CDATA[Sesungguhnya, tak pernah pencinta mencari tanpa dicari pula oleh kekasihnya. Apabila kilat cinta telah membakar hati yang ini, ketahuilah bahwa dihati yang itu pun cinta telah bersemayam penuh gelora. Apabila cinta Tuhan telah membara direlung hatimu, pastilah Dia telah mencintaimu. Tiada suara tepukan terdengar hanya dari sebelah tangan. Hikmah Tuhan dalam takdir dan hukum yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1643&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/04/alam.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1647" title="alam" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/04/alam.jpg?w=510&#038;h=340" alt="alam" width="510" height="340" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Sesungguhnya, tak pernah pencinta mencari tanpa dicari pula oleh kekasihnya.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Apabila kilat cinta telah membakar hati yang ini,</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">ketahuilah bahwa dihati yang itu pun cinta telah bersemayam penuh gelora.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Apabila cinta Tuhan telah membara direlung hatimu, pastilah Dia telah mencintaimu. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Tiada suara tepukan terdengar hanya dari sebelah tangan. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Hikmah Tuhan dalam takdir dan hukum yang menjadikan kita saling mencinta. </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Oleh karena itulah setiap bagian dari dunia diberi pasangan.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Dimata orang bijak, langit adalah laki-laki dan bumi adalah perempuan; </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">bumi memupuk seluruh yang telah langit turunkan.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Apabila bumi kekurangan panas, langit mengirimkannya; </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">jika ia kehilangan embun dan dan kesegarannya, langit memulihkannya.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Langit berkeliling, laksana seorang suami yang mencari nafkah demi istrinya.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Sedangkan bumi sibuk mengurus rumah tangganya; </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">ia merawat yang lahir dan menyusui apa yang telah ia lahirkan.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Pandanglah bumi dan langit sebagai makluk yang dikaruniai kecerdasan, </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">karena mereka melakukan pekerjaan mahluk yang berakal pikiran.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Jikalau pasangan ini tidak merasakan kebahagiaan dari satu dengan lainnya, </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">mengapa mereka melangkah bersama laksana sepasang kekasih yang saling mencinta?</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Tanpa bumi, bagaimana bunga dan pepohonan akan tumbuh?</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">lalu, air dan panas langit akan menghasilkan apa?</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Karena Tuhan meletakan gairah dalam diri pria dan wanita lewat persatuanyalah bumi terselamatkan.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Maka Dia menanamkan gairah kedalam setiap jenis makluknya yang lain.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Secara lahir siang dan malam saling bertentangan ;</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">namun keduanya saling membantu demi satu tujuan.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Masing-masing saling mencinta demi kesempurnaan pekerjaan mereka yang saling membutuhkan.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Tanpa malam, watak manusia takkan menerima penghasilan, </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">sehingga sehingga takkan ada siang guna dibelanjakan.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Jiwa berkata kepada tubuh, &#8221; Penghasilanku lebih pahit dari padamu; aku adalah penghuni surga&#8221;.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Tubuh menginginkan tumbuh-tumbuhan hujan dan siraman air, karena dia berasal daripadanya;</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Jiwa menginginkan kehidupan dan Tuhan Yang Maha Hidup, karena ia berasal dari Jiwa Yang Tak Terhingga.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Hasrat jiwa adalah pendakian keagungan, hasrat tubuh adalah harta dan kepuasan.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Dan Yang Maha Luhur itu menginginkan dan mencintai jiwa; </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">perhatikanlah ayat &#8220;Dia mencintai mereka dan mereka mencintai-Nya.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Pokoknya ialah bila seorang mencari, jiwa yang dicarinya pun menginginkanya.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Namun kalau gairah pencinta membuatnya kurus kering, </span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">maka gairah dari dicinta akan membuatnya indah dan semakin mempesona.</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;"><br />
</span><span style="color:#0000ff;">Cinta, yang membuat pipi sang kekasih semakin merekah, memakan jiwa sang pencinta.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1643/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1643/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1643/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1643/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1643/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1643/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1643/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1643/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1643/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1643/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1643/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1643/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1643/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1643/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1643&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/08/24/dia-mencintai-mereka-dan-mereka-mencintai-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/04/alam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">alam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rinduku Padamu Ibu</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/07/28/rinduku-padamu-ibu/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/07/28/rinduku-padamu-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2011 14:11:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/?p=1261</guid>
		<description><![CDATA[Ibu… Sering kuteringat padamu betapa kurindukan engkau sejak kecil belum pernah lagi kudengar dari ucapmu ya Ibu sebuah ucap penuh kasih dan sayang itu yang kurindukan ketika besar aku sedetik kumerasakan kasihmu namun engkau tak lagi bersanding denganku pipi ini terasa hangat karena leleh air mata ketika mengingat engkau dan betapa kerinduan ini aku merindukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1261&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1262" title="rindu-padamu-ibu" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/03/rindu-padamu-ibu.jpg?w=510" alt="rindu-padamu-ibu"   /></p>
<p>Ibu…<br />
Sering kuteringat padamu<br />
betapa kurindukan engkau</p>
<p>sejak kecil<br />
belum pernah lagi kudengar<br />
dari ucapmu ya Ibu<br />
sebuah ucap penuh kasih dan sayang<br />
itu yang kurindukan</p>
<p>ketika besar aku<br />
sedetik kumerasakan kasihmu<br />
namun engkau tak lagi bersanding denganku</p>
<p>pipi ini terasa hangat<br />
karena leleh air mata<br />
ketika mengingat engkau<br />
dan betapa kerinduan ini</p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-1261"></span></p>
<p>aku merindukan<br />
apa yang belum pernah kurasakan<br />
aku sungguh menginginkan<br />
apa yang belum pernah kudapatkan<br />
darimu Ibu</p>
<p>tapi entah kapan lagi<br />
sampe diri ini lupa pelukan terakhir denganmu<br />
itu sangat kurindukan Ibu<br />
sangat kurindukan</p>
<p>aku ingin menunjukkan bakti ini<br />
hanya kepadamu<br />
kasih sayang dan cinta ini<br />
juga untuk engkau<br />
namun aku di sini<br />
sementara engkau di sana<br />
aku merindukanmu Ibu</p>
<p>dan kini hanyalah do’a<br />
dan air mata<br />
yang mengiringi kerinduanku<br />
terbayang dipelupuk mataku<br />
derita ibu di jauh sana<br />
tapi entah apa yang bisa<br />
dan dapat aku perbuat untuk baktiku<br />
selain do’a dan air mata ini</p>
<p>Ibu…<br />
tak pernah kusalahkan engkau<br />
atas semua yang telah terjadi<br />
karena bagiku engkau<br />
adalah bidadari yang telah melahirkanku</p>
<p>aku juga tahu Ibu<br />
apa yang tlah hadir sebagai takdir<br />
itulah yang harus kujalani<br />
dan Allah sebagai saksi atas Kehendak-Nya</p>
<p>aku ingin mencium tapak kakimu<br />
aku ingin sujud sungkem padamu<br />
aku ingin bisa seperti mereka<br />
tapi aku sadar aku tak seberuntung mereka</p>
<p>dalam deras air mata doa ini<br />
aku slalu memohon<br />
Allah menjagamu slalu<br />
dan memurahkan sgala rezeki untukmu</p>
<p>dan dari relung rasa<br />
kupanjatkan dengan sgala lembut hati</p>
<p>Ya Allah…<br />
Tetapkan Ibu sebagai bidadari surga-Mu<br />
nanti…</p>
<p>Sumber: http://ais.blog.some.com/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1261&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/07/28/rinduku-padamu-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/03/rindu-padamu-ibu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rindu-padamu-ibu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibu</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/06/16/ibu/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/06/16/ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 09:50:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/?p=1919</guid>
		<description><![CDATA[Buatmu Ibu , dari anakmu…. Kasihmu tak mungkin ku lupakan, cuma kadang2 aku khayal dalam arus duniawi. Tatkala nasihatmu menjadi titisan hangat ditelingaku. Tatkala aku lupa dengan nasihatmu. Dosakah aku sebagai anakmu Ibu?…Aku merintih, menangis, mengenang diri ini. Layakkah aku menjadi anakmu?…Kau senantiasa mendo’akan kesejahteraanku. Do’amu tak pernah putus walau aku lena dalam tidurku. Sholatmu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1919&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2010/03/ibu.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1922" title="ibu" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2010/03/ibu.jpg?w=510" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Buatmu Ibu , dari anakmu…. Kasihmu tak mungkin ku lupakan, cuma kadang2 aku khayal dalam arus duniawi. Tatkala nasihatmu menjadi titisan hangat ditelingaku. Tatkala aku lupa dengan nasihatmu. Dosakah aku sebagai anakmu Ibu?…Aku merintih, menangis, mengenang diri ini. Layakkah aku menjadi anakmu?…Kau senantiasa mendo’akan kesejahteraanku. Do’amu tak pernah putus walau aku lena dalam tidurku. Sholatmu senantiasa berakhir dengan do’a untukku. Suaraku tak pernah hilang ditelingamu.Kasih sayangmu tak pernah reput ditelan zaman. Namun anakmu ini sering lupa akan itu. Layakkah aku jadi anakmu?…Air mata ini menitis tatkala aku terkenangkan mu, Ibu. Kasihmu sungguh murni tak terbanding kasihku untukmu. Layakkah aku dipanggil anakmu? Tatkala aku bersedih ,kau senantiasa disisi, menenangkan puterimu ini. Tatkala aku menangis, meratapi kehilangan permintaanku, kau senantiasa disisi memujukku. Tatkala aku memberontak mahukan sesuatu, tanganmu pantas mencarinya untukku. Mampukah aku melakukan semua itu tatkala kau pula memerlukanku? Jika tidak, layakkah aku menjadi anakmu, Ibu? Ibu, mengapa nasibmu sebegini?…mendapat anak sepertiku ? Layakkah aku dipanggil anakmu, Ibu ? Ibu sudikah kau menerima anakmu ini?…Kau sesali diri ini..Semakin melupakanmu. Layakkah aku dipanggil anakmu , Ibu?…Kata2 mu sering menenangkanku suatu ketika dahulu. Menyejukkan hati yang sedang gundah gulana. Memadamkan api yang sedang marak menyala. Menyapu air mata yang bergelimang dipipiku. Kini, tatkala aku telah dewasa. Aku mulai lupa akan kata2 mu. Nasihatmu aku lempar, Kasihmu kubiarkan terapung dilautan. Panggilanmu kusahut dengan amarah. Ibu, layakkah aku dipanggil anakmu?…maafkanlah anakmu ini, maafkan dosa anakmu ini. Ku sujud mohon ampun darimu, Ibu. Syukurku kupanjatkan karena aku masih berpeluang menemuimu lagi. Syukur kuucapkan karena aku masih berpeluang memelukmu lagi. Syukur kulafazkan karena aku masih berpeluang merasa kasih sayangmu lagi.Kasihmu sungguh suci, sayangmu sungguh murni. Kasihmu amat berarti. Ya Allah, kau tetapkanlah aku dijalan Mu…agar ku tak lupa asal usulku…moga ku tak lupa siapa yang membesarkanku. Moga dirimu, Ibu kan kekal dihatiku. Ibu, akanku gembirakanmu, akanku tebus kesilapanku. Akan ku kikis salutan yang menutup pintu hatiku selama ini. Akan ku campak bisikan syaitan yang ingin menggoda anakmu ini. Semua untukmu , Ibu. Layakkah aku menjadi anakmu dengan cara ini?…Sudikah kau memaafkan anakmu ini? Terima kasih Ibu &#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1919/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1919&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/06/16/ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2010/03/ibu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ibu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teruntuk Malaikat Kecilku</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/05/20/teruntuk-malaikat-kecilu/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/05/20/teruntuk-malaikat-kecilu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 07:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/?p=1952</guid>
		<description><![CDATA[Ya Allah, binalah anak hamba untuk menjadi seseorang yang cukup kuat untuk mengakui kelemahannya, cukup berani untuk mengakui ketakutannya, bangga dan tabah serta jujur dalam mengakui kekalahan, rendah hati dan lemah lembut dalam kemenangan. Binalah anak hamba menjadi seseorang yang mampu mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja; seorang anak yang sadar bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1952&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2011/05/image1037.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1953" title="Image1037" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2011/05/image1037.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Ya Allah, binalah anak hamba untuk menjadi seseorang yang cukup kuat untuk mengakui kelemahannya, cukup berani untuk mengakui ketakutannya, bangga dan tabah serta jujur dalam mengakui kekalahan, rendah hati dan lemah lembut dalam kemenangan.</p>
<p>Binalah anak hamba menjadi seseorang yang mampu mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja; seorang anak yang sadar bahwa mengenal Engkau dan mengenal dirinya sendiri adalah landasan segala pengetahuan.</p>
<p style="text-align:justify;">Binalah anak hamba untuk berhati tulus, dan bercita-cita tinggi; seorang anak yang mampu memimpin dirinya sendiri sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain, seorang anak yang memahami arti tawa ceria tanpa melupakan arti tangis duka, seorang anak yang mampu memandang jauh ke masa depan namun tidak melupakan masa yang telah silam.</p>
<p style="text-align:justify;">Anugerahilah dia kerendahan hati dan kesederhanaan yang merupakan dasar keagungan yang sejati, kesediaan untuk menerima kenyataan yang merupakan dasar kearifan yang sejati dan kelembutan yang merupakan dasar dari kekuatan yang sejati.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan akhirnya, jika semua itu telah terwujud, hamba, ayahnya, akan memberanikan diri untuk berbisik, &#8220;hidup hamba tidaklah sia-sia.” Amien…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1952/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1952/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1952/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1952&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/05/20/teruntuk-malaikat-kecilu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2011/05/image1037.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Image1037</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Cinta</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/04/26/sejarah-cinta/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/04/26/sejarah-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 04:58:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/2009/04/26/sejarah-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[C-I-N-T-A Adalah sebuah perasaan sayang terhadap orang (atau makhluk) lain, yang ditunjukkan dengan memberi perhatian, empati, bantuan, penghargaan, sampai pengorbanan. Cinta Untuk Siapa? Asal Usul Simbol Cinta Jantung Hati : Jaman dulu, jantung dikategorikan para penelitidan filsuf sebagai organ vital yang menyimpan emosi dan jiwa manusia. Sejak itu jantung hati menjadi lambang universal untuk mendefenisikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1662&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>C-I-N-T-A</strong><br />
Adalah sebuah perasaan sayang terhadap orang (atau makhluk) lain, yang ditunjukkan dengan memberi perhatian, empati, bantuan, penghargaan, sampai pengorbanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Cinta Untuk Siapa?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Asal Usul Simbol Cinta</span></strong></p>
<ul>
<li><strong>Jantung Hati :</strong> Jaman dulu, jantung dikategorikan para penelitidan filsuf sebagai organ vital yang menyimpan emosi dan jiwa manusia. Sejak itu jantung hati menjadi lambang universal untuk mendefenisikan cinta</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Cupid :</strong> Menurut mitologi bangsa Romawi, Cupid (anak dari Dewa Jupiter dan Dewa Venus yang lahir saat terjadinya kekacauan di bumi), adalah Dewa yang gemar menyebarkan semangat cinta. Makanya, kalau kamu merasa jatuh cinta, itu karena terkena panah asmara berkat ulah si Cupid</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Bunga Mawar :</strong> Bunga itu selalu menjadi lambang keindahan karena menebarkan keharuman yang khas, sampai akhirnya bangsa Yunani dan Romawi kuno menjuluki bunga ini sebagai lambang cinta yang besar dari Dewa Aphrodite. Sampai sekarang, bunga mawar merah selalu jadi &#8220;senjata&#8221; andalan para cowok untuk menyatakan cinta atau merayu pacar yang sedang ngambek. Sedangkan mawar pink biasa dipilih untuk mengucapkan terimakasih, mawar putih melambangkan kesucian (seperti pada acara perkawinan), mawar peach sebagai tanda persahabatan dan simpati, dan mawar oranye pertanda bahwa kamu ingin kenal lebih jauh dengan si penerima bunga.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Cokelat :</strong> Banyak yang bilang bahwa cokelat adalah salah satu makanan yang bersifat aphrodisiac (meningkatkan gairah cinta) karena mengandung zat serotin yang bisa menstimulasi rasa bahagia. Makanya, cokelat sering dijadikan &#8220;kado&#8221; wajib untuk hari-hari spesial, seperti Valentine&#8217;s Day atau ulang tahun</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1662/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1662/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1662/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1662&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/04/26/sejarah-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat Sehat Ala Rasulallah</title>
		<link>http://nanpunya.wordpress.com/2011/03/29/kiat-sehat-ala-rasulallah/</link>
		<comments>http://nanpunya.wordpress.com/2011/03/29/kiat-sehat-ala-rasulallah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 08:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nanpunya.wordpress.com/?p=1837</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah bersabda : &#8220;Mu&#8217;min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mu&#8217;min yang lemah &#8230;&#8230;&#8221;(HR Muslim) Bagaimana agar senantiasa sehat seperti Rasulullah? Ikuti resepi berikut : SELALU BANGUN SEBELUM SHUBUH Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum shubuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu, sholat shubuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yg [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1837&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/05/bismilah1.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-1838" title="bismilah" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/05/bismilah1.png?w=510" alt="bismilah"   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah bersabda :<br />
<em>&#8220;Mu&#8217;min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mu&#8217;min yang lemah &#8230;&#8230;&#8221;(HR Muslim)</em></p>
<p>Bagaimana agar senantiasa sehat seperti Rasulullah? Ikuti resepi berikut :</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">SELALU BANGUN SEBELUM SHUBUH</span><br />
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum shubuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu, sholat shubuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :</p>
<ul>
<li>Berlimpah pahala dari Allah</li>
<li>Kesegaran udara shubuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB</li>
<li>Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN</span><br />
Rasul selalu senantiasa rapi &amp; bersih, tiap hari kamis atau Jumát beliau mencuci rambut2 halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi.<br />
<em>&#8220;Mandi pada hari JUmát adalah wajib bagi setiap orang2 dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman&#8221;(HR Muslim)</em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN</span><br />
Sabda Rasul :<br />
<em>&#8220;Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak ( tidak sampai kekenyangan)&#8221;(Muttafaq Alaih)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dg adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan</p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-1837"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">GEMAR BERJALAN KAKI</span><br />
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya.<br />
Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori2 terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">TIDAK PEMARAH</span><br />
Nasihat Rasulullah : &#8220;Jangan Marah&#8221; diulangi sampai 3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.<br />
Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :</p>
<ul>
<li>Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring</li>
<li>Membaca Ta &#8216;awwudz, karena marah itu dari Syaithon</li>
<li>Segeralah berwudhu</li>
<li>Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA</span><br />
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">TAK PERNAH IRI HATI</span><br />
Untuk menjaga stabilitas hati &amp; kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.</p>
<p>sumber : ukhuwah.or.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nanpunya.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nanpunya.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nanpunya.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nanpunya.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nanpunya.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nanpunya.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nanpunya.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nanpunya.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nanpunya.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nanpunya.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nanpunya.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nanpunya.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nanpunya.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nanpunya.wordpress.com/1837/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nanpunya.wordpress.com&amp;blog=4817486&amp;post=1837&amp;subd=nanpunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nanpunya.wordpress.com/2011/03/29/kiat-sehat-ala-rasulallah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7e7062682b9808a5ab9d3a6e7bfd776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/05/bismilah1.png" medium="image">
			<media:title type="html">bismilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
